Friday, August 19, 2011

Godok-Godok

Bermula dari panen pisang di halaman rumah dinas, jadi punya 3 sisir pisang. Gak jelas pula, pisangnya pisang apa.... bentuk dan warna kayak pisang ambon, tapi ukuran lebih mirip pisang raja. Jadi anggap sajalah ini pisang persilangan... hahaha...

Putaran pertama dan kedua adalah kolak dengan santan yang tak terlalu pekat dan rasa yang manis tapi nggak manis banget. Pas deh buat kami, Omla yang paling anti makanan manis pun mau ikut makan. Jadi inget tahun lalu... di Prabumulih, bantuin mbak Ita bikin kolak tanpa gula merah.

Putaran ketiga? Aku mencoba membuat pisang goreng... Ambil resep dari Almost Bourdain. Tapi apa yang terjadi?? Karena ini sudah putaran ketiga, tentu pisang-pisang itu sudah terlalu mateng untuk dibuat jadi pisang goreng tepung. Ketika dalam keadaan panas, cairannya keluar, membuat hasil gorengannya jadi basah, bukannya crispy seperti yang diharapkan.

Untungnya aku curhat di fesbuk, sehingga datanglah saran dari mbak Ita dan bu Any untuk membuat yang disebut "Godok-Godok". Intinya sih pisang matang yang dihaluskan, kemudian diuleni dengan tepung terigu dan digoreng. Konon "godok-godok" adalah makanan yang banyak beredar di daerah Sumatera/Melayu. Di Aceh ada penampakannya, di Medan ada, di Sumatera Barat juga ada. Begitu juga di Malaysia, di sana makanan ini disebut juga sebagai "Kuih Kodok".

Mengambil resep dari sini (yang cekodok pisang), aku ambil 2/3 resep jadi:

2 buah pisang blasteran, haluskan dengan garpu
1/3 cangkir (6 sdm) tepung terigu
1/4 sdt baking powder
sejumput garam
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Campur tepung terigu, baking powder, dan garam. Aduk rata.
Masukkan campuran tepung terigu ke bubur pisang. Uleni sampai rata.
Panaskan minyak untuk menggoreng secara deep-fried.
Kemudian goreng adonan pisang sampai kecoklatan, gunakan sendok makan untuk menakar.

Hasilnya seperti ini:


Yummmyyy.... but I really have to learn more about food photography... wakakakak... karena penampakan di foto tidak seindah aslinya...

Berdasarkan informasi dari kawan-kawan, adonan tersebut di atas bisa juga dicampur dengan telur dan/atau susu dan/atau parutan kelapa...  

No comments: